Culinary - Hospitality - Tourism


Sekolah Masak & Akademi Perhotelan




Program Pendidikan Kuliner & Perhotelan D1, D2 & D3.

SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER



Program Pendidikan Kuliner Diploma 1, D2, dan D3.



Sistem Studi : Praktek Setiap Hari.



Jurusan :

1. Patiseri (Baking & Pastry).

2. Tata Boga (Kuliner).

Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.



Jln. Raya Jemursari no. 234. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.



Kampus Baru: Jln Raya Tenggilis no. 68.

Surabaya - Indonesia.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id

*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Kalender Akademik


Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Kegiatan Perkuliahan

logoculinary.png

*************************************

Kegiatan Ekskul Kuliner untuk Siswa SD - SMP _ SMA







Salah satu jenis Ekstrakurikuler yang popular saat ini adalah Ekskul Kuliner. Tristar Culinary Institute salah satu lembaga pendidikan yang secara serius memperkenalkan & mempopulerkan kegiatan masak memasak disekolan sejak tahun 2007, saat ini semakin banyak peminat Ekskul Kuliner mulai dari jenjang pendidikan SD, SMP & SMA.

KURSUS KUE & MASAKAN

Jadwal Kursus Kuliner Kolektif di Raya Jemursari 234 Surabaya.

Jadwal Kursus Kue & Masakan di Royal Plaza Surabaya



Materi & Tarif Kursus Privat Kuliner

Kursus Masak Anak Anak - Kids Cooking Class

Liputan Kursus Kuliner

Anda ingin membuka Cafe?

Ikuti Kursus Cara Membuat Cafe

Kursus Minuman Cafe di Tristar Royal

RESEP KUE & MASAKAN

Resep Masakan Daging Sapi Monggolian

Resep Saucis Brood

Resep Cara Membuat Takoyaki

Resep Ayam Panggang Bumbu Rujak



Resep Masakan Daging Sapi Monggolian

Resep Saucis Brood



Resep Pudding Montelimar



Resep Cara Membuat Bandeng Presto



Resep Nasi Goreng Pete - Petai

Peluang Bisnis

Cara Membuat Keripik Buah

Cara Membuat Bandeng Presto

Cara Membuat Mie

Cara Membuat Ice Cream

Cara Membuat Bakso

Cara Membuat Pop Corn

Cara Membuat Arumanis





MESIN & PERALATAN HOME INDUSTRY

Mesin Bandeng Presto - Ayam Tulang Lunak



Mesin Ice Cream & Es Puter



Mixer Roti & Bakery - Planetary Mixer B10 -15-20



Mesin Panggang BBQ Tanpa Asap



Mesin Cacah Bakso - Blender Daging



Mesin Arumanis - Cotton Candy Maker



Company Profile Tristar

TTA

BUM GIF

tristar royal GIF





Download brosur

Download Brosur TRISTAR klik :

Download Jadwal Kursus 234

























Pages

Kamis, 12 Februari 2015

Mahasiswa Akpar Majapahit - Aplikasikan Pelajaran Entrepreneur


Belajar Bisnis Kue Sus 4 Rasa



Berbisnis kue sus, bagi siapapun sebenarnya tidaklah sulit.  Kue sus yang diadaptasi dari kuliner barat ini kepopulerannya bisa disejajarkan dengan kue - kue tradisional Indonesia seperti jajan pasar. Buktinya untuk mendapatkan kue sus tidaklah sulit, baik dipasar tradisional maupun diberbagai bakery shop modern. Inilah yang coba dilirik beberapa mahasiswa kuliner Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya yang sedang menempuh mata kuliah Entrepeneur, menawarkan kue sus dengan rasa yang berbeda.

Kue sus (bahasa Inggris : choux paste dan bahasa Belanda : soes), salah satu kue yang namanya cukup populer. Kemunculan kue sus memiliki penampilan bentuk yang sangat klasik, bulat tidak terlalu kecil juga tidak terlalu besar, berongga, kulitnya renyah, dan dalamnya lembut berisi vla yang berasa manis atau gurih.
Bagi 5 mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya ini,  Alexandra, Steven, Vidia, Desy & Iqbql belajar di jurusan kuliner banyak memberikan pengetahuan dalam membuat berbagai macam makanan hingga menjadi produk yang bercitarasa tinggi dan layak jual. Sehingga begitu menempuh mata kuliah Entrepreneur, diharapkan mereka  tak hanya terampil dan menguasai pengetahuan dibidang kuliner, tetapi juga jeli dalam melihat peluang bisnis dalam dunia kuliner.







Untuk mengaplikasikan mata kuliah materi Entrepeneur dibidang kuliner, selama 5 hari para mahasiswa ini menawarkan beberapa makanan dan salah satunya adalah kue sus. 
"Kue Sus buatan kami lebih kriuk dan isian dalamnya lembut tidak sebatas rasa vla biasa. kami menyiapkan 4 (empat) rasa, diantaranya original (vla), green tea mousse, chocolate mousse dan cheese mousse. Kue sus ini kami tawarkan seharga Rp 10 ribu isi 4 macam rasa." beber Alexandra dan kawan-kawan sambil berpromosi. 
Melihat banyaknya pesanan yang ditawarkan dilingkungan kampus dan sekitarnya, kue sus yang imut dan cantik ini, pastinya bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Selain alat dan bahan mudah didapat, teknik pembuatannya yang sederhana, siapa yang tidak tertarik untuk menekuni peluang bisnis ini. Anda ingin bisa seperti mereka ? Yuk, ikuti ide para mahasiswa Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya ini....! *Upi


















Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info

Jumat, 16 Januari 2015

Resep Pie & Tarlet - Mudah Dipraktekan

Tentang Pie & Tartlet, Satu Adonan Beda Bentuk

Fruit Tartlet
Cheese Pie Mixberry



















Konon kue ini ditemukan sejak jaman Romawi. Catatan resep pembuatan kue pie pertama kali ditulis dan didokumentasikan oleh seorang tokoh Romawi Marcus Gavius Apicus. Tidak terlacak apakah Marcus ini adalah seorang juru masak hebat, politisi atau filusuf di era Romawi. Yang pasti resep pertamanya memuat berbagai jenis pie yang ditulis dengan rinci dan dikaitkan dengan tradisi pie tertentu untuk disajikan pada seremoni hari-hari besar.
Seiring dengan perkembangan dunia kuliner, lambat laun kulit pie diciptakan sedemikian. Berkat keunikan citarasanya, pie pun akhirnya menyebar ke suluruh penjuru Eropa termasuk Inggris. Awalnya, pie dibuat dalam ukuran besar yang disajikan sebagai hidangan utama dengan isian daging, dan kini isian pie pun menjadi beragam dengan rasa gurih atau manis. Begitu juga dengan tartlet, bahan kulitnya dibuat dari adonan yang sama seperti pie namun bentuk ukurannya lebih kecil alias mini-mini. 


Yuk, ketahui cara membuat kulit pie atau tartlet sendiri ? Pie atau Tartlet termasuk jenis pastry yang cara membuatnya cukup mudah, bahkan jauh lebih praktis bila Anda paham akan resepnya terlebih dahulu.

Kulit Tartlet
Resep Kulit Pie / Tartlet

Bahan:
  • 200 gram  Tepung terigu protein sedang 
  • 50 gram  Gula halus 
  • 1/2 sendok teh  Garam 
  • 70 gram  Mentega 
  • 1 butir  Telur ayam 


Cara Membuat:
  1. Campur tepung terigu, gula , garam, mentega/margarin, dan telur, aduk hingga tercampur rata. Simpan dalam lemari es 15 menit.
  2. Giling adonan setebal 1/2 cm, lalu cetak dalam cetakan pai (sesuai selera) yang telah dioles margarin.
  3. Tusuk-tusuk dengan garpu, lalu panggang dalam oven dengan api bawah suhu 170 C selama 20 menit hingga matang, angkat. 


Intip Petunjuk Praktis Membuat Kulit Pie atau Tartlet:

Cetakan Pie & Tartlet
Untuk membuat kulit pie atau tartlet yang enak, salah satunya pilihan bahannya harus tepat. Nah sebelum membuatnya, apa saja yang musti diperhatikan:
  1. Baca dan pelajari resep secara cermat sebelum mulai membuatnya.
  2. Siapkan semua peralatan yang digunakan seperti timbangan, cetakan pie atau tartlet, oven, dll, sesuai petunjuk resep. Untuk cetakan harus dioles dengan margarin terlebih dahulu.
  3. Timbanglah bahan dengan tepat dan pastikan setiap bahan yang dibutuhkan dalam resep terukur sesuai resep.
  4. Siapkan oven, lalu panaskan minimal 15 menit sebelum adonan dipanggang.
  5. Jika mengaduk adonan dengan tangan, jangan terlalu lama agar adonan tidak matang karena terkena suhu panas badan. Untuk memudahkan saat pengadukan gunakan sendok kayu atau dua buah pisau. Kini untuk praktisnya bisa menggunakan pisau khusus yaitu pastry cutter.
  6. Jika adonan sudah merata dan licin, diamkan beberapa saat dalam suhu dingin agar semua bahan menyatu dan mudah dipipihkan (simpan dalam lemari es selama 15 menit).
  7. Pipihkan adonan dengan rolling pin (gilingan kayu) dengan ketebalan sesuai resep atau sesuai selera. Setelah itu letakkan diloyang / cetakan sambil ditekan-tekan hingga agak padat.
  8. Kulit pie atau tartlet yang sedang dipanggang dalam oven seringkali menggelembung permukaannya. Untuk mencegahnya, sebelum dipanggang tusuk-tusuk permukaan kulit pai dengan garpu, lalu lapisi dengan kertas roti dan beri pemberat seperti kacang-kacangan atau beras. *Upi



Kampus Akademi Pariwisata Majapahit

Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya 
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2A6A1F4E
Fax. (031) 8432050
www.majapahit.org / www.matoa.info

Sabtu, 03 Januari 2015

Kursus Masakan - Kue - Bakery - Pastry @ Cooking School Surabaya

Terpikat Imut & Manisnya Macaron

Meski terbilang sudah lama populer di belahan bumi Eropa khususnya Perancis, nama kue macaron hingga kini masih naik daun di dunia pastry. Seperti yang dilakukan 3 remaja, peserta yang datang dari Surabaya dan Solo ini tergoda untuk mengikuti kursus privat pembuatan Macaron di kampus Akpar Majapahit. Tak sedikit dari mereka pun penasaran bagaimana cara membuat macaron dengan hasil sempurna. Penasaran... ?
Tampilan kuenya yang elegan dengan warna cerah membuat harga jual macaron masih terbilang mahal di pasaran Indonesia. Teksturnya yang renyah di luar tetapi lembut di dalam saat dimakan, bisa menjadikan kue imut nan manis ini sebagai salah satu kue favorit yang banyak penikmatnya.
‘Keinginan kursus ini selain mengisi waktu luang, juga penasaran bagaimana cara membuat macaron yang hasilnya berkaki. Pernah sekali bikin, tapi hasinya kurang memuaskan tidak seperti yang banyak dijual’ ungkap Ellent yang terpikat macaron dan rela datang jauh-jauh dari Solo untuk kursus di Akpar Majapahit Surabaya.
Dalam kursus privat ini, Ellent, Widya, dan Stefiny dipandu oleh Chef Simon Marga dan team. Kursus dimulai dengan diberikan penjelasan mengenai berbagai bahan yang akan digunakan sesuai resep. Setelah penjelasan, dilanjutkan dengan peserta praktik sendiri sambil dipandu proses pembuatannya, dengan demikian peserta akan mudah mengerti dan cepat terampil dalam membuat semua materi yang diajarkan tentang macaron.

Macaron Yang Gampang-Gampang Susah
Selain bentuknya imut dan warnanya menggemaskan, kue bercitarasa kombinasi manis dan gurih dari almond ini bisa dimodifikasi dengan berbagai macam rasa seperti cokelat, lemon, green tea, strawberry, dan lainnya.
Banyak yang bilang membuat macaron bukan hal yang mudah alias gampang-gampang susah. Sebenarnya tidak begitu, cara membuat macaron sangat sederhana dengan bahan dasar yang juga gampang dijumpai di toko kue. Hanya saja memang ada beberapa langkah-langkah yang harus diperhatikan saat pembuatan kue berbentuk bulat pipih ini agar mendapatkan hasil yang sempurna dan berkaki.
Membuat macaron membutuhkan ekstra ketelitian dan ketepatan dalam mengukur bahan, membuat adonan serta menentukan suhu oven yang tepat. Pastikan macaron tidak terlalu lama dipanggang karena akan membuat permukaannya akan retak dan pecah-pecah.‘ jelas Chef Simon
Jika sudah berkali-kali mencoba membuat kue imut ini tapi masih gagal, pasti ada hal yang terlewatkan. Kue berbahan dasar putih telur dan almond ini sebenarnya cukup mudah untuk dipraktekkan, hanya saja memang ada beberapa langkah-langkah yang tidak boleh diabaikan. Karena jika diabaikan, maka hasil yang bisa tidak maksimal bahkan mengecewakan.
Chef Simon pun menambahkan ‘Saat akan mengocok putih telur, pastikan wadah untuk mengocoknya harus benar-benar bersih dan terbebas dari minyak. Karena jika sampai terjadi hasil dari adonan tidak mengembang dengan sempurna.
Meski terdengar cukup rumit, bukan berarti pembuatan macaron tidak bisa dibuat sendiri di rumah. Di tempat kursus Akpar Majapahit Surabaya, peserta akan banyak diajari dan praktik sendiri proses membuat adonan dalam berbagai rasa dan variasi filling. Anda berminat ?... *Upi
Kampus Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya, ada di :
Jl. Raya Jemursari 244 Surabaya Telp. 031-8433224, 8433225, 81639992, 081332003300, 0817321024, Fax. 031-8432050 (www.tristarculinaryinstitute.com)

Sekolah Chef Terbaik di Indonesia - Join Matoa - Jadilah Chef Handal 

Ayo Belajar Memasak Bersama Kami - Jadilah Chef Handal yg Pandai Wira Usaha


Perayaan Natal Makin Seru Dengan Indahnya “Ginger Bread House"

Tak sebatas pohon natal beserta hiasan lampu kerlap-kerlip serta ornamennya yang membuat bergairah dalam menyambut perayaan Natal. Kehadiran “Ginger Bread House” dalam sebuah ruangan untuk menyambut Natal, tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri. Tak heran jika keindahan replika  “Ginger Bread House”  yang menjulang tinggi bisa menjadi centerpiece untuk disuguhkan ke ruang publik. Seperti, kampus ‘Akademi Pariwisata Majapahit ’ tak kalah unjuk aksi memeriahkan semarak perayaan Natal tahun ini, dengan memajang Ginger Bread House di lobby kampus.
Mungkin sudah banyak yang tahu, Gingerbread atau kue jahe merupakan salah satu "santapan wajib" di setiap perayaan Natal. Kue ini yang dinanti-nanti saat Natal, karena kelezatan citarasanya serta manfaat yang dihasilkan dari kue tersebut. Selain rasa dan manfaat dari gingerbread, bentuk dari gingerbread sendiri sudah cukup berubah dari yang awalnya berbentuk boneka salju, pohon Natal, atau Sinterklas menjadi berbagai bentuk yang cukup unik. Kini kue jahe dibuat dengan bentuk menyerupai manusia atau bahkan menyerupai rumah.
Umumnya, rumah-rumah kue jahe tersebut memiliki bentuk yang sama. Tampak di kampus Akademi Pariwisata Majapahit mengusung rumah mini berbahan dasar kue jahe dengan gaya arsitektur rumah umum berasal dari era Victoria. Gaya rumah tersebut cukup populer, dengan karakter khusus tampak pada atap yang menjulang tinggi disertai cerobong asap perapian, teras depan dengan taman yang tampak luas, serta detil menyerupai kue-kue dan pohon natal. 


Lantas, susahkah membuat replika rumah kue jahe ini ?
Rumit dan membutuhkan kreatifitas itu pasti. Itulah gambaran dari para dosen Pastry dan team serta mahasiswa Akpar Majapahit dalam pembuatan replika ‘Gingerbread House’. Mulai membuat konsep desain hingga menyiapkan topper kue dan hiasan khas Natal yang cukup unik. Tak hanya itu, detail hiasan pada rumah kue jahe tema ini begitu penting, karena untuk membentuk sebuah keindahan rumah mini makin berkesan.
Rumah kue jahe ini hanyalah sebuah replika, jadi kue-kue yang menempel pada dinding dan atap rumah tidak bisa dimakan. Walaupun bahan yang digunakan terdiri dari tepung terigu, gula, telur, baking soda, jahe bubuk dan air. Namun, dengan ditambahnya bahan amoniak yang menjadikan kue ini teksturnya keras dan bisa berdaya simpan lama saat dipajang diruang publik.


 Chef Lily, salah satu dosen pasrty mengungkapkan pembuatan sebuah rumah jahe dengan hiasan semburan salju serta lengkap ornamennya ini dibuat selama kurang lebih lima hari. Rumah mini berukuran 1,4 x 80 x 1,5 m ini dibuat dari 41 kg tepung terigu.
Bagi Chef Lily dan team, membuat gingerbread house ini memberikan kesan tersendiri. Walaupun dirasa banyak sukanya bisa akrab bekerjasama dengan team dan mahasiswa sehingga bisa menghasilkan karya indah sebuah rumah mini, tentu kesulitan dalam merangkai kue harus dilaluinya. ‘Wah, pengerjaan rumah kue jahe ini yang susah sih pada saat menempel setiap kue pada dinding dan atap, kalau tidah hati-hati kue-kuenya bisa tidak lengket dan hasilnya bisa kurang sempurna’ ungkapnya.
Salah satu detil yang memberikan kesan "rumah kue jahe" adalah bagian dalam rumah ternyata ada isinya seperti pohon natal lengkap dengan sofa seperti interior rumah dan ada tempat perapian. Anda juga dapat memadupadankan beberapa detil khas "rumah kue jahe" ini di rumah Anda sendiri. Nah, tertarik mencoba untuk merayakan Natal di rumah Anda? *Upi

















  




Info lebih lanjut hubungi atau datang di:
Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya
Jl. Raya Jemursari 244 - Surabaya
PH: 031-8433224-5, 8480821-2
081 233 75 2227, 081 2345 06 326

Kampus Mojokerto
Jln. Raya Jabon KM 07

The Best Hotel School  - Surabaya
Akademi Tataboga & Patiseri
Fasilitas Terbaik  & Terlengkap 

Dari Ujian Praktik Mahasiswa Culinary & Pastry Akademi Pariwisata Majapahit


Mampu menghasilkan karya produk makanan yang enak dirasa, dilihat dan memiliki tampilan yang mengundang selera, pastinya akan memiliki nilai tersendiri. Hal inilah yang menjadi tolak ukur penilaian bagi mahasiswa jurusan Culinary dan Pastry ‘Akademi Pariwisata Majapahit’ dalam ujian praktik akhir triwulan yang kali ini dilaksanakan selama tiga hari pada Rabu (17/12) hingga Jumat (19/12).

Dalam ujian ini, para mahasiswa dituntut untuk bisa membuat dan mengkreasikan berbagai jenis makanan dengan tema yang sudah ditentukan hingga menghasilkan sebuah produk bercitarasa tinggi, serta teknik penyajiannya secara benar dan higienis. Ujian praktik berlangsung tepatnya di kampus ‘Akademi Pariwisata Majapahit’ yang beralamatkan di jalan Raya Jemursari No. 244 Surabaya dan Raya Jabon KM 07 Mojokerto.
         
Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang kompeten di bidangnya, ‘Akademi Pariwisata Majapahit’ memang selalu memperhatikan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para mahasiswanya. Sehingga ketatnya penilaian dalam ujian ini dimaksudkan agar para mahasiswa nantinya mampu bersaing dalam industri makanan ketika telah menyelesaikan pendidikannya. Ujian akhir triwulan yang berlangsung kali ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baik dari jurusan Pastry ataupun Culinary.







Uji Kemampuan Mahasiswa Agar Lebih Inovatif
Pada ujian praktik ini para mahasiswa diuji kemampuannya membuat kreasi cake untuk jurusan Pastry dan aneka masakan bagi jurusan Culinary. Kegiatan ini dilakukan 2 gelombang kelas pagi dan siang selama 3 hari dan dilakukan mahasiswa baik secara individu dan berkelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 2 – 3 mahasiswa. Dengan waktu selama 1,5 jam untuk jurusan Culinary dan untuk jurusan pastry selama 3 jam, mulai dari persiapan bahan, proses pembuatan hingga penyajiannya.
Ujian untuk kelas pagi yang dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB, sedangkan kelas siang dimulai pukul 13.00 – 16.00 WIB di kampus Akpar Majapahit. Dengan adanya ujian praktik seperti ini, pastinya memotivasi mahasiswa untuk bisa lebih inovatif dalam membuat produk yang bercitarasa tinggi, bisa me-manage waktu dan mendisiplinkan diri mereka sendiri yang nantinya saat magang akan terbiasa seperti belajar di kampus.



Hasilkan Kreasi Makanan Yang Menarik
Suasana sibuk dan sedikit tegang karena dikejar-kejar waktu nampak mewarnai suasana ujian kali ini. Dari kelas jurusan Pastry bermacam modifikasi cake yang dibuat dengan bahan yang telah disediakan oleh kampus ini dibuat dengan memadukan berbagai bahan seperti cokelat, strawberry, mangga dan bahan lainnya. Tampilan cake pun tak hanya sekedar cake namun bisa berubah menjadi bentuk yang unik tapi menarik, seperti cake bentuk pisang, sajian sushi, pai dengan rangkaian bunga, dan masih banyak lagi.




Ujian serupa juga terlihat di kelas jurusan Culinary, para mahasiswa sibuk mengolah kreasi masakan mereka. Yang beda dan menarik dari kelas Culinary, pada triwulan ketiga masakan yang akan diujikan menggunakan mistery box atau bahan memasak disediakan oleh mahasiswa sendiri dan nantinya bahan makanan tersebut diacak untuk diolah teman mahasiswa lainnya. Untuk triwulan kedua dan kedua memilih sendiri menu yang diujikan dengan tema sajian Western dan Asia.
  Dalam ujian ini para mahasiswa nampak begitu semangat dan terampil mengikuti jalannya ujian. Bahkan para mahasiswa bersedia membawa alat hidang yang akan digunakan untuk men-display makanan dari rumah. Sehingga nantinya produk makanan yang dihasilkan akan tampak menarik.
 















Perhatikan Rasa, Tekstur, Penampilan & Kreatifitas
Setelah semua mahasiswa selesai dengan waktu yang sudah ditentukan, saatnya dosen menilai hasil praktik mahasiswanya. Oleh karena itu mahasiswa berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik dan tentu saja poin itu didapatkan dari penilaian dengan kriteria yang terdiri dari rasa, tekstur, tampilan dan kreatifitas.
Tim penilaian hasil ujian untuk jurusan Pastry, ada Chef Otje Herman Wibowo, Chef Renny Savitri, Chef Arwati, Chef Lily, ditambah juga dari dosen Pariwisata dan Perhotelan yang ikut menilai. Begitu juga dengan jurusan Culinary ada Chef Yanuar Kadaryanto, Chef Ari dan Chef Mahmudi.
Setelah memberikan penilaian, maka dosen yang berwenang juga memberikan evaluasi presentasi hasil ujian kepada para mahasiswa. Secara garis besar hasil kreasi para mahasiswa ini cukup bagus walaupun terdapat beberapa kekurangan baik dari segi tampilan ataupun rasa. Penilaian dari masing-masing tim penilai juga langsung diumumkan kepada para mahasiswa sehingga nantinya mahasiswa bisa langsung menghitung nilai ujian praktik yang sudah mereka laksanakan.
  














Secara keseluruhan, ujian triwulan ini berjalan dengan baik dan penuh kreatifitas. Hal ini menunjukkan keseriusan belajar dari para mahasiswa untuk mendalami perkuliahan. Anda ingin pandai seperti mereka ? Kuliah di Kampus ‘Akademi Pariwisata Majapahit ’ bisa menjadi jawaban dan rasakan suasana kampus yang begitu nyaman dan menarik. *Upi
 







Kampus Akpar Majapahit, ada di :
Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2A6A1F4E
Fax. (031) 8432050
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto

Sekolah Kuliner - Perhotelan - Pariwisata
Fasilitas Terbaik & Terlengkap.  
Cooking School - Culinary Academy
Hotel Management - Tourism Academy
The Best Facility